Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Korban Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah: Sudah 5 Nyawa Melayang, Program Masih Berlanjut?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Jun - 2026, 13:29

Placeholder
Potret

JATIMTIMES - Jumlah peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) kembali bertambah. Hingga Sabtu (27/6/2026), Kementerian Pertahanan (Kemhan) mencatat sudah lima peserta meninggal selama mengikuti program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI)

Korban terbaru bernama Nola Dya Sari, peserta yang mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan. Kabar meninggalnya Nola disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia.

Baca Juga : 45 Tim Mahasiswa Jatim dan NTT Ikuti Seleksi Regional Astra Honda SDGs Future Leaders 2026

"Atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Panitia Seleksi Nasional dan seluruh penyelenggara program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKMP KNMP 2026 yang sedang mengikuti pelatihan bela negara dan manajerial," kata Ketut, dikutip Antara Sabtu (27/6/2026).

Kemhan menjelaskan, sebelum kesehatannya memburuk, Nola masih mengikuti kegiatan belajar di kelas yang membahas materi teknik perkebunan pada Jumat (26/6).

Menjelang malam, sekitar pukul 18.45 WIB, peserta tersebut mulai mengeluhkan sesak napas disertai tubuh yang terasa panas. Tim kesehatan di lokasi kemudian langsung memberikan penanganan awal sebelum membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Singkawang.

"Tim kesehatan satdik segera memberikan penanganan awal dan merujuk yang bersangkutan ke IGD Rumah Sakit Singkawang," ujar Ketut.

Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 19.20 WIB, Nola segera mendapat penanganan medis. Karena kondisinya dinilai membutuhkan perawatan lebih lanjut, tenaga kesehatan kemudian merujuknya ke RSUD Abdul Azis Singkawang.

Namun, kondisi kesehatannya terus menurun. Saat menjalani perawatan lanjutan, korban mengalami henti jantung sehingga tim medis melakukan tindakan resusitasi.

"Dalam proses penanganan terjadi henti jantung sehingga dilakukan resisutasi jantung," katanya.

Meski berbagai tindakan medis telah dilakukan, nyawa Nola tidak berhasil diselamatkan.

"Meskipun berbagai upaya medis telah dilakukan, kondisi pasien tidak dapat dipulihkan dan pada pukul 21.03 WIB almarhumah dinyatakan meninggal dunia," imbuhnya.

Ketut mengatakan, sebelum mengikuti pendidikan, seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Nola dinyatakan memenuhi syarat mengikuti pelatihan dengan catatan mengalami kelebihan berat badan.

Kemhan menyebut penyebab pasti meninggalnya peserta tersebut masih menunggu hasil evaluasi medis secara menyeluruh.

"Saat ini hasil evaluasi medis terus didalami untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi yang dialami," ujar Ketut.

Dengan bertambahnya satu korban, jumlah peserta SPPI yang meninggal selama mengikuti latsarmil kini menjadi lima orang.

Baca Juga : Puluhan Pendemo Diamankan Polisi, Sekdaprov Jatim Minta Gedung Negara Grahadi tak Jadi Sasaran Perusakan

Sebelumnya, empat peserta lain yang dilaporkan meninggal dunia yakni Yonanda Muhammad Taufiq akibat cardiac arrest, Anisa Muyassaroh karena heat stroke, Novia Rahmadhani Sihotang akibat komplikasi tuberkulosis (TB), serta Muhammad Rifki Renaldi Gunawan yang alami sesak nafas dan masih menunggu hasil evaluasi medis. 

Meningkatnya jumlah peserta yang meninggal lantas menuai perhatian publik. Banyak masyarakat yang menyoroti pelaksanaan latsarmil bagi calon manajer Kopdes Merah Putih.

Menanggapi hal tersebut, Kemhan menegaskan materi pendidikan dasar tidak memuat latihan fisik dengan intensitas berat. Kepala Pusat Komponen Cadangan dan Bela Negara (Kapus Komcad Bacadnas) Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda menjelaskan, tahap awal pendidikan lebih diarahkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat bela negara.

"Di mana proses latihan ini atau pendidikan ini ada proses dari tahap pertama adalah penanaman disiplin atau national building melalui bela negara," ujar Hengki.

Ia menjelaskan aktivitas fisik yang dijalani peserta masih bersifat ringan, mulai dari senam, berjalan kaki hingga latihan peraturan baris-berbaris (PBB) dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM).

"Di mana kegiatan-kegiatan fisik sesuai dengan yang sudah dilaksanakan itu adalah senam, kemudian jalan, PBB, dan PPM. Jadi belum ada kegiatan yang memang menentukan kegiatan fisik berat," katanya.

Menurut Hengki, pendidikan dilaksanakan secara bertahap sebelum peserta menerima materi inti mengenai pengelolaan Kopdes Merah Putih dari Kementerian Koperasi maupun Kampung Nelayan Merah Putih yang dibimbing Kementerian Kelautan.

"Proses ini dilaksanakan secara bertahap dan bertingkat dan berlanjut. Kemudian dihadapkan dengan kegiatan national building ini juga baru berlanjut nanti ke manajerialnya secara paralel yaitu materi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Koperasi, kemudian manajerial KNM-P Kampung Nelayan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Kelautan," jelasnya.

Ia menambahkan seluruh kurikulum disusun secara berjenjang agar peserta dapat mengikuti proses pendidikan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

"Sehingga ini merupakan proses yang memang berlanjut secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut itu tadi," tutup Hengki.

Daftar 5 Peserta SPPI yang Meninggal saat Latsarmil

Hingga 27 Juni 2026, berikut lima peserta SPPI calon manajer Kopdes Merah Putih yang dilaporkan meninggal dunia selama mengikuti latihan dasar militer:
• Yonanda Muhammad Taufiq
• Anisa Muyassaroh
• Novia Rahmadhani Sihotang
• Muhammad Rifki Renaldi Gunawan
• Nola Dya Sari


Topik

Peristiwa peserta latsarmil meninggal manajer kopdes merah putih sppi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa