Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kunjungi Pabrik PT Otsuka, Kepala BPOM Pastikan Penerapan Sistem Manajemen Resiko Keamanan Pangan

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

10 - Jul - 2026, 13:01

Placeholder
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. dr. Taruna Ikrar saat mengunjungi pabrik PT Otsuka

JATIMTIMES – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. dr. Taruna Ikrar melakukan kunjungan ke salah satu pabrik dari PT Amerta Indah Otsuka di Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur. 

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas diterimanya Sertifikat Izin Penerapan Program Manajemen Risiko (IP PMR) Pangan Olahan oleh PT Amerta Indah Otsuka. 

Sertifikat tersebut merupakan apresiasi terhadap penerapan sistem manajemen risiko keamanan pangan yang konsisten dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara regulator dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem industri pangan olahan yang mengedepankan kualitas, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap regulasi. 

Selain meninjau proses produksi, Kepala BPOM juga melihat secara langsung implementasi budaya mutu (quality culture) dan sistem manajemen risiko yang telah diterapkan perusahaan. 

Kepala Badan POM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar menyampaikan apresiasi karena telah menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan sistem manajemen risiko keamanan pangan secara mandiri. 

"Program Manajemen Risiko merupakan salah satu pendekatan transformasi pengawasan pangan yang mendorong pelaku usaha untuk membangun sistem pengendalian internal yang kuat. PT Amerta Indah Otsuka menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dapat berjalan seiring dengan budaya mutu yang berkelanjutan. Kami berharap praktik baik seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi industri pangan olahan lainnya dalam memperkuat keamanan pangan nasional," ujarnya. 

Sertifikat IP PMR yang diterima PT Amerta Indah Otsuka merupakan apresiasi BPOM terhadap perusahaan yang mampu menerapkan sistem pengelolaan risiko keamanan pangan secara mandiri berdasarkan rekam jejak kepatuhan, pengendalian proses, serta implementasi sistem jaminan mutu yang konsisten. 

Skema ini menjadi bagian dari transformasi sistem pengawasan pangan nasional yang mendorong penerapan self-regulatory system, di mana pelaku usaha berperan aktif dalam memastikan mutu dan keamanan produknya. 

Sementara itu Corporate Affairs & Legal Director PT Amerta Indah Otsuka, Tri Junanto Wicaksono, menyampaikan bahwa pencapaian Sertifikat IP PMR merupakan hasil dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem mutu yang tidak hanya memenuhi persyaratan
regulasi. Kemudian juga menjadi bagian dari budaya perusahaan yang memiliki filosofi Otsuka people creating new products for better health worldwide. 

"Kepercayaan masyarakat merupakan aset yang paling berharga bagi kami, oleh karena itu, kami terus berkomitmen menerapkan standar keamanan pangan dan kualitas produk secara konsisten di setiap proses produksi. Kunjungan Kepala BPOM hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya kepatuhan dan memperkuat sistem manajemen risiko sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam menghadirkan produk yang aman, bermutu, dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia," imbuhnya.
 


Topik

Peristiwa bpom otsuka manajemen risiko



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa