Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

126 Peserta Lolos MHQ 30 Juz UIN Malang, Komitmen Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an Diperkuat

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

27 - Aug - 2026, 16:59

Placeholder
Musabaqah Hifdz Al-Qur’an (MHQ) 30 Juz 2026 yang digelar UIN Maliki Malang. (ist)

JATIMTIMES - Musabaqah Hifdz Al-Qur’an (MHQ) 30 Juz 2026 yang digelar Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang bersama Resalat Al-Salam Foundation Mesir diarahkan tidak berhenti pada kompetisi hafalan. Ajang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat apresiasi terhadap penghafal Al-Qur’an sekaligus membangun ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki kemampuan menghafal 30 juz.

Sebanyak 126 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya. Mereka terpilih dari 135 peserta yang mengikuti seleksi berkas. Hasil tersebut diumumkan pada Kamis 27 Agustus 2026 melalui Pengumuman Nomor B-4005/Un.03/HM.03.5/8/2026.

Baca Juga : Jadi Penentu Bangsa, Bakesbangpol Ajak Pemilih Pemula Jadi Smart Digital Citizen

Ketua Pelaksana Musabaqah Asy Syurofa al Hamadi, Dr Jamilah MA, mengatakan keberadaan MHQ 30 Juz diharapkan memberikan penghargaan yang layak kepada para penghafal Al-Qur’an. Menurut dia, kompetisi menjadi salah satu cara untuk mendorong para peserta menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an.

"Melalui lomba ini diharapkan bisa memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para penghafal Al-Qur’an," ujar Jamilah.

Output lain yang hendak dibangun melalui ajang tersebut adalah terbentuknya ruang kompetisi yang mempertemukan pelajar penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah. Peserta yang lolos tidak hanya berasal dari Malang, tetapi juga dari Ngawi, Gresik, Jember, Sidoarjo, Madiun, Kudus, Ponorogo, Klaten, Bogor, Yogyakarta, Sumenep dan sejumlah daerah lainnya. "Ini menunjukkan bahwa animo peserta sangat tinggi," ucapnya.

Cakupan tersebut sejalan dengan sasaran peserta yang ditetapkan panitia, yakni pelajar tingkat MA, SMA atau sederajat di wilayah Jawa dan Bali. Peserta diwajibkan memiliki hafalan Al-Qur’an 30 juz yang dibuktikan dengan syahadah serta memperoleh rekomendasi dari sekolah.

Dengan demikian, MHQ 30 Juz tidak sekadar menjadi panggung perlombaan, tetapi juga mempertemukan potensi penghafal Al-Qur’an dari jaringan pendidikan yang lebih luas. Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal dua peserta, sehingga kompetisi diarahkan tetap berbasis pada representasi lembaga pendidikan.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi UIN Maliki Malang dengan Resalat Al-Salam Foundation Mesir. Kerja sama ini memberikan dimensi internasional dalam penyelenggaraan kegiatan sekaligus memperluas jejaring pengembangan tradisi tahfidz Al-Qur’an.

Dari sisi apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah 25.000 dolar AS atau sekitar Rp400 juta serta golden ticket masuk UIN Maliki Malang. Skema penghargaan tersebut menjadi bentuk insentif bagi peserta sekaligus membuka peluang bagi para penghafal Al-Qur’an untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Maliki Malang.

Baca Juga : Lewat Adhra Dharma, Bakesbangpol Jember Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Rangkaian kompetisi juga dirancang sepenuhnya secara daring melalui Zoom Meeting. Setelah pengumuman seleksi administrasi pada 27 Agustus, peserta yang lolos mengikuti technical meeting pada 28 Agustus 2026.

Babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2026. Peserta yang berhasil melewati tahap tersebut kemudian mengikuti babak final pada 3 September, sebelum pemenang diumumkan pada 7 September 2026.

Format daring membuat jangkauan kegiatan tidak terbatas pada peserta yang berada di sekitar kampus UIN Maliki Malang. Pelajar dari berbagai daerah di Jawa dan Bali tetap dapat mengikuti seluruh tahapan tanpa harus datang langsung ke Malang.

Sementara itu, sembilan peserta lainnya dinyatakan belum lolos seleksi berkas. Mereka tercantum pada nomor urut 127 hingga 135 dalam pengumuman hasil seleksi.

Melalui MHQ 30 Juz 2026, UIN Maliki Malang menempatkan apresiasi terhadap penghafal Al-Qur’an, perluasan jejaring peserta, pemberian akses pendidikan melalui golden ticket, serta kolaborasi internasional sebagai bagian dari keluaran kegiatan. Kompetisi ini sekaligus menjadi ruang untuk menghubungkan kemampuan hafalan dengan peluang pengembangan pendidikan bagi generasi muda penghafal Al-Qur’an.


Topik

Pendidikan UIN Maliki Malang UIN Malang MHQ 30 Juz 2026 penghafal Al-Qur'an



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan