Progres Peningkatan Kapasitas Tol Surabaya-Gempol Capai 59,62 Persen

24 - Feb - 2026, 11:42

Perbaikan ruas tol Surabaya - Gempol

JATIMTIMES – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat progres positif pada proyek peningkatan kapasitas lajur Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol segmen Kejapanan–Gempol (KM 769+450 s.d. KM 772+650). Hingga minggu ke-25 pelaksanaan, periode 16–22 Februari 2026. Progres kumulatif pekerjaan telah mencapai 59,62%, melampaui target rencana sebesar 58,82% dengan deviasi positif sebesar +0,799%.

Proyek peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen JTT dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Jawa Timur. Peningkatan kapasitas lajur diharapkan dapat mengantisipasi pertumbuhan volume lalu lintas sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga : Setahun Mas Ibin Memimpin Kota Blitar: Birokrasi Solid, Kemiskinan Turun, Prestasi Nasional Mengalir

Senior Manager Representative Office 3 Jalan Tol Surabaya–Gempol, Agus Susilo, menyampaikan bahwa capaian progres yang melampaui target merupakan hasil dari koordinasi intensif dan pengendalian pekerjaan yang konsisten di lapangan. “Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan jadwal yang telah direncanakan. Meskipun terdapat tantangan seperti pengaturan manajemen lalu lintas, kondisi cuaca yang dinamis, serta keterbatasan ruang kerja, tim proyek tetap menjaga produktivitas dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” jelas Agus.

Lingkup pekerjaan dalam proyek ini meliputi pembangunan perkerasan beton, lapisan pondasi agregat, sistem drainase, struktur jembatan, konstruksi pelat di atas tiang (pile slab), serta pemasangan rambu dan marka jalan. Saat ini, pekerjaan struktural seperti pemancangan, pembangunan kepala tiang (pile cap), serta pemasangan pile slab telah memasuki tahap lanjutan.

Proyek peningkatan kapasitas ini telah dilaksanakan sejak 1 September 2025 dengan durasi pelaksanaan selama 270 hari kalender, dan ditargetkan selesai pada Mei 2026. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat konektivitas regional di Jawa Timur.

 “Peningkatan kapasitas lajur ini tidak hanya berfokus pada penambahan ruang lalu lintas, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ujar Ria.

Lebih lanjut, Ria menambahkan bahwa pengendalian mutu pekerjaan dan penerapan aspek Health, Safety, Environment (HSE) menjadi perhatian utama selama proses konstruksi berlangsung. “Pengawasan kualitas material, inspeksi rutin pekerjaan, serta pengamanan area kerja dilakukan secara ketat untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar serta menjamin keselamatan pekerja dan pengguna jalan,” tambahnya.

Baca Juga : Hadapi Tantangan Porprov 2027 di Surabaya, Kota Malang Gembleng Atlet Mulai 2026

Proyek peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan JTT dalam memperkuat konektivitas jaringan Tol Trans Jawa, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur secara berkelanjutan.

JTT menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengertian dan kerja sama para pengguna jalan. JTT juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan demi keselamatan bersama.