JATIMTIMES - Penipuan dengan berbagai modus saat ini tengah marak terjadi. Apalagi musim mahasiswa baru hendak memasuki ajaran baru perkuliahan, seperti yang terjadi di Kota Malang.
Salah satu warganet membagikan pengalaman dirinya tertipu modus penipu yang mengaku pemilik kos-kosan. Dalam cuitan akun Twitter @Nrulfzh, dijelaskan dirinya tertipu telah menyetorkan uang Rp 700 ribu kepada pelaku yang mengaku pemilik kos.
Baca Juga : Cak Nun Dikabarkan Sudah Dioperasi Kemarin Pagi
"Hati-hati yg lagi nyari kost daerah Malang, ini emg kebodohan w bget, cuma mau berbagi pengalaman buat yg lain aja. Hati hati sama yg ngasih nomer di gmaps kost an nya tpi bukan diprofil resmi. Sebagai contoh gambar di bawah ini, aku udh ketipu 700k," cuit akun tersebut.
Jadi, modus pelaku adalah dengan berkomentar di ulasan Google Maps kos tersebut. Sehingga pelaku seolah-olah menjadi pemilik kos.
"Klo alamat kost nya bener dan tidak fiktif, cuma "oknum" (pelaku penipuan) itu bakal ngomen di gmaps kost tersebut kaya gni," kata akun tersebut.
Berikut ini beberapa contoh komentar pelaku penipuan di ulasan Google Maps.
41 Kost Resmi Wa (082178886660)
NAMA KOST: Kos Putra Malang “Arbiyunda" INFO PEMILIK KOST ASLI KAMI KAK BISA LANSUNG CHAT NOMOR (WHATSAPP) KAMI DI ATAS. JANGAN LUPA SCRENSHSOOT. Terima Kasih.
Pemilik-Kost Nomor Whatsapp “083133577491”
Hai, Silahkan Chat kami di WA pemilik diatas, Untuk info sewa kost dan kelengkapan fasilitas Kost.
Info Pemesanan Sewa Kost Chat di WhatsApp Pemilik (0816238061)
Kos Putra Malang “Arbiyunda”
kost putri (WA 0816338934)
Info Kost, UNTUK PEMESANAN KAMAR / INFORMASI
Beberapa komentar di atas bisa ditemukan di alamat kos yang berada di Google Maps. Jadi, alamat kos benar adanya, namun komentar-komentar seperti di atas mengaku seolah pemilik kos. Sehingga tak jarang beberapa pencari indekos akan menghubungi nomor-nomor yang ada di kolom komentar ulasan Google Maps itu.
Sontak unggahan itu pun menuai beragam komentar warganet. Banyak warganet yang mewanti-wanti untuk survei lokasi sebelum melakukan pembayaran.
Baca Juga : Banggar DPRD Banyuwangi Bersama TAPD Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2022
"Oh iya, itu banyak kak modus baru sekarang kayak gitu (ngga cuman di kos itu aja). Saranku, kalau belum bisa survei langsung di sana (samperin satu-satu pakai motor), bisa liat di Instagram @/jajankost_mlg atau @/infokostmalang_. Pilih aja yang kira-kira sesuai dulu, -cont," kata @ima****.
"Hati2 musim masuk kuliah sering terjadi penipuan kos2an..mending cari sendiri dan jangan cepat2 transfer sebelum lihat kos e," sambung @warijo*******.
"Modusnya bukan cuma kos-kosan rek, hati-hati. Gmaps tempat-tempat penginapan macam hostel, villa, guesthouse juga rawan di komen sama penipu model seperti ini. Sarannya hubungi nomor resmi yang tertera di Gmaps atau di sosial medianya kalau ada," ucap @hamzah*****.
